Prinsip Clean Eating

 

Sumber: Instagram

1. Perbanyak Konsumsi Serat

Penganut clean eating dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks dan tinggi serat. Misalnya, nasi merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian berprotein tinggi (seperti quinoa dan gandum). Selain untuk mendapatkan serat lebih banyak, asupan ini juga bertujuan untuk membuat kamu lebih kenyang dalam waktu lama.

2. Mengatur Porsi dan Jam Makan

Bukan untuk melarang, namun, pengaturan ini bertujuan untuk mencegah perilaku makan berlebih yang bisa memicu kegemukan (overweight) dan obesitas. Porsi makan yang dianjurkan dalam metode clean eating adalah membagi waktu dan porsi makan menjadi 6 porsi kecil dalam satu hari. 

3. Mengonsumsi Makanan yang Masih Segar

Maksudnya, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dari bahan makanan yang masih segar dan melalui proses pemasakan yang baik. Makanan dalam kemasan (seperti kornet, sosis, dan nugget) dan makanan yang berpengawet sebaiknya tidak dikonsumsi jika kamu ingin menerapkan gaya hidup sehat dengan clean eating.

4. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Konsumsi makanan sehat dan segar juga perlu dikombinasikan dengan gaya hidup sehat lainnya. Misalnya, minum air putih yang cukup (setidaknya 8 gelas per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan), tidur cukup (7-8 jam untuk orang dewasa), rutin berolahraga, dan kelola stres. Jangan lupa juga untuk tetap bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar kamu.

5. Perhatikan Nilai Gizi Makanan

Agar tetap “clean”, kamu perlu memerhatikan nilai gizi pada setiap makanan yang dikonsumsi. Tujuannya agar kamu bisa memantau asupan gula dan garam harian. Sebab, ada batasan konsumsi gula dan garam harian dalam penerapan clean eating, yakni 2300 miligram garam per hari.


Sumber: Halodoc













Komentar